UPT Laboratorium Terpadu

"Institut Teknologi Sumatera"

               

End User Seminar dengan tema “How to Work Safety with Laminar Airflow and Biosafety Cabinet”


August 20th, 2018 | Posted by: admin


 

End User Seminar dengan tema “How to Work Safety with Laminar Airflow and Biosafety Cabinet

 

 

Lampung Selatan, 16 Agustus 2018

 

Dalam sebuah laboratorium pendidikan biasanya ditunjang dengan kelengkapan alat-alat laboratorium atau yang sering disebut dengan  instrument. Setiap instrument memiliki penanganan khusus yang berbeda-beda sesuai prosedur operationalnya. Laminar Airflow and Biosafety Cabinet  merupakan salah satu instrument yang sering ada dalam laboratorium seperti Laboratorium mikrobiologi, kultur jaringan, Farmasi, kimia, dan masih banyak lagi. Laminar Airflow and Biosafety Cabinet  merupakan instrument yang berukuran besar dan butuh penanganan khusus dalam peletakan di dalam laboratorium.

 

Oleh sebab itu, UPT Laboratorium Terpadu bersama PT. Esco Utama mengadakan End User Seminar dengan tema “How to Work Safety with Laminar Airflow and Biosafety Cabinet” dengan pemateri dari PT. Esco Utama, sebagai bentuk continuous education dan refreshment bagi para user laboratorium baik yang telah dan akan menggunakan Laminar Airflow (LAF) dan Biosafety Cabinet (BSC).

 

Gambar 1. Proses pemaparan materi seminar

 

Pada prinsipnya, mekanisme kerja kedua alat ini adalah sama, yakni menyaring udara di ruangan dan menghasilkan udara bersih ke dalam chamber. Hal yang membedakan keduanya adalah arah udara bersih yang dihembuskan pada Laminar Airflow berhembus ke arah sampel dan menjaga sampel tetap bersih, tetapi tidak menghembuskan udara bersih ke arah user. Sehingga jika sampel yang digunakan bersifat patogen, user tidak terproteksi dengan baik. Sedangkan pada Biosafety Cabinet hembusan udara diatur sedemikian rupa sehingga tidak ada udara yang berhembus kea rah user, udara yang dikembalikan ke ruangan terlebih dahulu melewati filter dibagian atas Biosafety Cabinet.  Peletakan instrument ini dalam laboratorium harus diperhatikan berjarak 3-5 m dari pintu, tidak terlalu dekat dengan plavon, dan tidak langsung terkena angina dari AC.

 

Gambar 2. Para peserta seminar memperhatikan pemaparan seminar

 

Acara berlangsung selama dua jam yang dihadiri oleh Kepala UPT Laboratorium Terpadu Institut Teknologi Sumatera, Koordinator Laboratorium, dan segenap Laboran. Dari seminar ini diharapkan dapat memberikan wawasan kepada user tentang mekanisme kerja, kekurangan dan kelebihan masing – masing tipe alat, dan hal – hal yang harus diperhatikan dalam pemasangan, penggunaan, maupun perawatan. Terutama bagi Program Studi yang dalam pelaksanaan praktikumnya akan menggunakan LAF ataupun BSC. Misalnya Biologi, Farmasi, Teknologi Industri Pertanian, Teknik Mesin, Kimia, dan Teknik Lingkungan.

 

 


Tinggalkan Komentar



Copyright © 2016 UPT TIK - Institut Teknologi Sumatera (ITERA)